Description

Ada yang pernah berkunjung ke Pulau Kelor? Pulau berpasir putih itu menjadi salah satu dari museum terbuka yang berada di Kepulauan Seribu. Puing benteng Belanda bernama Martello menjadi daya tarik utamanya.

Menyambangi pulau tersebut lebih nyaman pagi-pagi, saat sinar matahari tak terlalu terik. Bila surya beranjak ke tengah, panas menyengat sangat terasa. Kulit pun bisa kemerahan atau bahkan gosong karenanya.

Dinamakan Pulau Kelor lantaran dulunya banyak pohon kelor tumbuh di sana. Namun kini tak ada lagi, hanya tersisa sedikit pohon berdaun lebar yang kebanyakan meranggas karena kemarau.

Benteng Martello, sambung dia, sebenarnya ada empat. Selain di Pulau Kelor, tiga lainnya tersebar di Pulau Onrust, Pulau Cipir, dan Pulau Bidadari. Namun, hanya di Pulau Kelor dan Pulau Bidadari yang bentuknya relatif utuh.

Benteng tersebut sebenarnya terdiri dari dua lantai. Anda masih bisa melihat beberapa anak tangga tersisa, tetapi dilarang untuk dinaiki lantaran kondisinya yang sudah rapuh.

Fungsi utama Martello sebagai benteng pengawas, tetapi sewaktu-waktu bisa difungsikan untuk pertahanan sekaligus benteng penyerangan. Pasalnya, ada lubang-lubang tempat menaruh meriam di sekeliling benteng berbentuk lingkaran itu.

Video

Gallery

There are no reviews yet.

Be the first to review “Benteng Martello”

Your Rating for this listing
Choose to rate